Senin, 07 Oktober 2019

Resume Sistematika Penulisan Skripsi

Nama : Nurul Aulia
Kelas : PAI  1/E

Resume Sistematika Penulisan Skripsi Mahasiswa PAI/FTIK IAIN Pontianak



MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKHLAK TERPUJI
MELALUI STRATEGI THE POWER OF TWO
DI KELAS III SDN 33 PONTIANAK UTARA
TAHUN PELAJARAN 2017/2018

SKRIPSI

OLEH :
NURYANI
NIM : 1131120029


JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN (FTIK)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK
2018 M / 1438 H
 


MOTTO

“ Jadilah orang yang merasa rugi ketika waktu demi waktu yang dilalui tidak bermakna “

Kupersembahkan karya skripsi ini untuk kedua orang tuaku, Alm. Mustafa dan Darsiti, Suamiku tercinta kurnia Pajeri dan buah cintaku Dzakiandra Prawira serta Saudaraku Sofia, Endang dan Sumarwan serta Ibu mertua, kakak ipar dan saudara lainnya dan teman-teman yang telah memberikan motivasi dan dukungan selama ini.


ABSTRAK

Nuryani : Meningkatkan Hasil Belajar Akhlak Terpuji Melalui Strategi The Power Of Two Di kelas III SDN 33 Pontianak Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegurusan IAIN Pontianak Tahun 2018.
Berdasarkan masalah yakni rendahnya hasil belajar akhlak terpuji pada siswa kelas III SDN 33 Pontianak Utara pada satu sisi dan sisi lain guru kurang mampu menerapkan pembelajaran yang efektif melalui strategi maka peneliti ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar akhlak terpuji melalui strategi the power of two di kelas III SDN 33 Pontianak Utara tahun pelajaran 2016/2017.
Penelitian tindakan kelas (classroom action research) digunakan sebagai metode untuk menindak lanjuti tujuan penelitian, dengan langkah pra tindakan, siklus 1 dan siklus 2.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai hasil belajar siswa kelas III SDN 33 Pontianak Utara pada pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam materi akhlak terpuji dengan kriteria ketuntasan minimal 65, dari 30 siswa terdapat 28 (93,3%) siswa tuntas dan selebihnya 2 (6,7%) siswa tidak tuntas, nilai tertinggi 85 dan nilai terendah 60 dengan rata-rata nilai 81,16. Dengan demikian telah terjadi peningkatan belajar setelah ditindak menggunakan strategi the power of two.




DAFTAR ISI

ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I  PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
B.    Focus Penelitian
C.    Tujuan Penelitian
D.    Manfaat Penelitian
BAB II  MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKHLAK TERPUJI MELALUI  
STRATEGI THE POWER OF TWO
A.    Penelitian Terdahulu
B.    Hasil Belajar
1.     Pengertian Hasil Belajar
2.     Macam Hasil Belajar
3.     Manfaat Hasil Belajar
4.     Factor yang Mempengaruhi Hasil Belajar
5.     Jenis Tes
6.     Pengertian Strategi The Power Of Two
7.     Langkah-langkah Strategi The Power Of Two
BAB III  METODE PENELITIAN
A.    Jenis Penelitian
B.    Pengamatan
C.    Refleksi
D.    Lokasi dan Waktu
E.    Sumber Data
F.     Penjelasan
G.    Teknik Pengumpulan Data
BAB IV  PAPARAN DATA
A.    Gambaran Umum Lokasi
B.    Sejarah Singkat
C.    Strategi The Power Of Two
D.    Pembahasan Hasil Penelitian
BAB V  PENUTUP
A.    Kesimpulan
B.    Saran


Ƙ  BAB – BAB

BAB I  PENDAHULUAN
BAB II  MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKHLAK TERPUJI MELALUI  
STRATEGI THE POWER OF TWO
BAB III  METODE PENELITIAN
BAB IV  PAPARAN DATA
BAB V  PENUTUP

Ƙ  SUB  BAB

BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
B.    Focus Penelitian
C.    Tujuan Penelitian
D.    Manfaat Penelitian
BAB II  MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKHLAK TERPUJI MELALUI  
STRATEGI THE POWER OF TWO
A.    Penelitian Terdahulu
B.    Hasil Belajar
BAB III  METODE PENELITIAN
H.    Jenis Penelitian
I.      Pengamatan
J.      Refleksi
K.    Lokasi dan Waktu
L.    Sumber Data
M.   Penjelasan
N.    Teknik Pengumpulan Data
BAB IV  PAPARAN DATA
E.    Gambaran Umum Lokasi
F.     Sejarah Singkat
G.    Strategi The Power Of Two
H.    Pembahasan Hasil Penelitian
BAB V  PENUTUP
A.    Kesimpulan
B.    Saran

 
KUTIPAN


     1)    Menurut Yunahar Ilyas (1999­:172) Tanggung jawab mendidik anak adalah tugas yang besar dan berat yang harus dipikul oleh orang tua. Anak adalah amanah yang dititipkan oleh Allah SWT kepada orang tua untuk dapat dibesarkan dipelihara, dirawat dan dididik dengan sebaik-baiknya. Dengan ungkapan lain orangtua adalah pemimpin yang bertugas memimpin anak-anaknya dalam kehidupan di dunia ini. Kepemimpinan itu harus dipertanggung jawabkan nanti dihadapan Allah SWT.

    2)    Menurut Hasbullah (2012:90) pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah. Sekolah hanyalah pembantu kelanjutan Pendidikan dalam keluarga sebab Pendidikan yang pertama dan utama diperoleh anak adalah keluarga. Peralihan bentuk Pendidikan jalur luar sekolah ke jalur Pendidikan sekolah memerlukan kerja sama antara orang tua dan sekolah. Maka sebagai orang tua tidak boleh memberikan tugas belajar sepenuhnya hanya kepada guru di sekolah.

      3) Menurut Muhammad Omar Al-Toumy Al-Syaibany dalam Ana Rosilawati 2013:46 “Menggariskan bahwa tujuan Pendidikan Islam adalah untuk mempertinggi nilai-nilai Akhlak hingga mencapai tingkat Akhlak Kulkarimah”.

     4)    Menurut Euis Karwati dan Donni Juni Priansa (2014:214) mengatakan hasil belajar merupakan realisasi atau pemekaran dari kecakapan-kecakapan potensial atau kapasitas yang dimiliki seseorang.

     5)    Menurut Suyadi (2011:50) dalam perencanaan PTK terdapat kegiatan dasar, yaitu identifikasi masalah, merumuskan masalah, dan pemecahan masalah.

     6)    Menurut Harun Rasyid (2000:42) penarikan kesimpulan merupakan pemahaman peneliti, dalam penelitian ini ditunjukkan agar peneliti berusaha untuk mencapai makna dari data yang dikumpulkan.

     7)    Menurut Nana Sudjana (2012:22) “hasil belajar adalah kemampuan-kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnya”.

      8)    Menurut Melvin.L.Silbermen pengertian strategi the power of two adalah (2009:161) kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan belajar kolaboratif dan mendorong kepentingan dan keuntungan sinergi itu.

      9)    (Dalam Muhammad Tabrani dan Arif Mustofa 2013:24) hasil pembelajaran meliputi kecakapan, informasi, pengertian dan sikap dapat disimpulkan bahwa hasil belajar adalah perubahan perilaku secara keseluruhan bukan hanya salah satu aspek potensi kemanusiaan saja.

     10) Menurut Gagne (dalam Ratna Wilis Dahar 2011:118) mengenai lima macam hasil belajar tiga diantaranya bersifat kognitif, afektif dan psikomotorik. Penampilan-penampilan yang dapat diamati sebagi hasil-hasil belajar disebut kemampuan.



DAFTAR PUSTAKA

Yunahar Ilyas (1999), Kuliah Akhlak. Yogjakarta, Lembaga Pengkajian dan Pengalaman Islam.
Hasbullah (2012) Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Ana Rosilawati (2013) Ilmu Pendidikan Islam. Pontianak : Stain Pontianak Press.
Euis Karwati dan Donni Juni Priansa (2014) Manajemen Kelas. Bandung : Alvabeta,cv.
Suyadi (2011). Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Jogjakarta : Diva Press
Harun Rasyid (2000). Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogjakarta : Gajah Mada.
Nana Sudjana (2012) Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : PT Remaja Rosda Karya.
Melvin L. Silbermen , (2009) Active Learning. Yogjakarta : Pustaka Insan Madani.
Mustofa (2018) Akhlak Tasawuf. Bandung : CV Pustaka Setia.
Ratna Wilis Dahar (2011) Teori-teori Belajar dan Pembelajaran. Bandung : Erlangga.



Lampiran Foto :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar